Kalau kamu pecinta kopi sejati, pasti pernah mendengar atau mencicipi Vietnam drip. Kopi ini punya daya tarik tersendiri karena disajikan dengan cara yang unik dan hasilnya juga berbeda dari metode seduh lainnya seperti espresso atau manual brew. Gaya minum kopi ala Vietnam ini sudah terkenal di seluruh dunia—bukan cuma karena rasanya yang kuat, tapi juga karena filosofi kesederhanaan di balik cara pembuatannya.
Mari kita bahas lebih dalam kenapa kopi Vietnam Drip begitu populer dan bagaimana cara membuatnya agar kamu bisa menikmatinya di rumah tanpa perlu ke kafe.
Vietnam sebenarnya bukan negara yang pertama kali mengenal kopi, tapi kini mereka jadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia—terutama jenis robusta. Budaya minum kopi di sana berkembang pesat sejak masa penjajahan Prancis pada abad ke-19.
Saat itu, orang Prancis memperkenalkan biji kopi dan metode penyeduhan ala Barat. Tapi karena susu segar sulit didapat di Vietnam, masyarakat setempat menggantinya dengan susu kental manis. Dari situlah lahir racikan khas yang kita kenal sekarang: kopi kental, manis, dan legit dengan aroma khas.
Perpaduan antara biji robusta Vietnam yang kuat dan susu kental manis menciptakan rasa yang berbeda dari kopi pada umumnya — sedikit pahit, sedikit manis, tapi tetap seimbang dan nikmat.
Ciri khas utama dari kopi Vietnam Drip adalah alat penyeduhnya yang disebut Phin.
Phin terbuat dari logam (biasanya aluminium atau stainless steel) dan bentuknya kecil, terdiri dari beberapa bagian:
Cangkir bawah — tempat kopi menetes.
Badan utama (filter) — tempat bubuk kopi diletakkan.
Penekan kopi (press) — agar kopi tetap padat dan air bisa menetes perlahan.
Tutup atas — menjaga suhu tetap panas selama proses penyeduhan.
Cara kerjanya sederhana: air panas dituangkan perlahan ke dalam phin, kemudian menetes sedikit demi sedikit ke cangkir di bawahnya. Proses ini memakan waktu sekitar 4–5 menit, dan di situlah letak kenikmatannya.
Vietnamese drip bukan cuma soal rasa, tapi juga soal ritual menikmati waktu. Prosesnya mengajarkan kita untuk sabar, karena setiap tetes kopi membawa kenikmatan tersendiri.
Ciri utama kopi Vietnam Drip adalah rasa yang pekat dan aroma yang kuat. Biasanya, biji kopi yang digunakan adalah jenis robusta, yang memiliki kadar kafein tinggi dan rasa lebih pahit dibanding arabika.
Namun, saat diseduh dengan susu kental manis, rasa pahit itu menjadi lembut dan seimbang. Hasilnya adalah minuman kopi yang kental, creamy, manis, dan tetap menyegarkan.
Kalau kamu suka kopi yang lebih ringan, kamu bisa mengganti susu kental manis dengan susu cair biasa atau tanpa susu sama sekali, agar rasa asli robusta lebih menonjol.
Mau coba bikin sendiri? Nggak perlu alat mahal atau keterampilan barista, cukup ikuti langkah-langkah berikut:
2 sendok makan bubuk kopi robusta (giling medium–kasar)
1 sendok makan susu kental manis (bisa sesuaikan selera)
150 ml air panas (suhu sekitar 90°C)
1 set alat phin drip
Tuang susu kental manis ke dasar gelas.
Letakkan phin di atas gelas.
Masukkan bubuk kopi ke dalam phin, lalu ratakan permukaannya.
Pasang penekan kopi (press) di atas bubuk kopi, jangan terlalu padat.
Tuangkan sedikit air panas (sekitar 20 ml) untuk membasahi bubuk kopi. Diamkan 20 detik agar kopi “blooming”.
Setelah itu, tuangkan sisa air panas perlahan.
Tutup phin, biarkan air menetes hingga habis (sekitar 4–5 menit).
Aduk hingga susu dan kopi tercampur rata, dan nikmati.
Kalau mau versi dingin, tambahkan es batu dan jadilah Cà phê sữa đá — kopi susu khas Vietnam yang segar banget diminum siang hari.
Menariknya, kopi Vietnam Drip sekarang bukan cuma ditemukan di kedai tradisional. Banyak kafe modern, bahkan coffee shop kekinian, mulai memasukkan menu ini karena tampilannya yang estetik dan rasanya yang autentik.
Gelas transparan berisi lapisan susu kental manis di bawah, tetesan kopi hitam di atas, dan phin kecil di atasnya menjadi pemandangan yang menggoda. Proses menetesnya kopi seolah jadi bagian dari “drama” yang membuat pelanggan betah menunggu.
Bahkan beberapa kafe kini bereksperimen dengan berbagai varian, seperti Vietnam Drip dengan susu oat, karamel, atau bahkan sirup hazelnut. Tapi tetap, versi klasiknya selalu punya tempat di hati pecinta kopi.
Di balik kesederhanaan penyajiannya, kopi Vietnam Drip sebenarnya mengajarkan banyak hal. Ia bukan sekadar minuman, tapi simbol budaya santai dan penuh kesabaran.
Orang Vietnam biasanya menikmati kopi ini sambil duduk di pinggir jalan, ngobrol santai, atau sekadar melihat orang lalu lalang. Tidak terburu-buru. Setiap tetes kopi yang menetes dari phin menjadi momen refleksi kecil — seolah mengingatkan kita untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang serba cepat.
Kopi Vietnam Drip bukan sekadar soal rasa pahit dan manisnya yang berpadu sempurna, tapi juga tentang pengalaman dan ketenangan yang hadir di setiap proses penyeduhannya.
Dengan alat sederhana, bahan yang mudah didapat, dan waktu yang tidak tergesa, kamu bisa menciptakan secangkir kopi yang kaya makna. Cocok untuk dinikmati di pagi hari sebelum beraktivitas, atau sore hari saat butuh jeda dari kesibukan.
Jadi, kalau kamu ingin menikmati kopi dengan cara yang lebih “meditatif”, coba deh Vietnam Drip. Karena dalam setiap tetesnya, ada cerita tentang waktu, rasa, dan ketenangan yang tak tergantikan. Kamu bisa merasakan kenikmatan Kopi Vietnam Drip ditemani gemericik air sungai yang syahdu hanya di The Gege Fun lho!