Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman. Ia adalah ritual pagi, penyemangat kerja, teman ngobrol, hingga penutup hari yang menenangkan. Namun, tahukah kamu bahwa waktu meminum kopi bisa sangat memengaruhi manfaat yang kamu rasakan? Ya, bukan cuma jenis kopinya yang penting, tetapi juga kapan kamu menyeruputnya.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas waktu terbaik minum kopi berdasarkan ritme tubuh, aktivitas harian, hingga kebutuhan produktivitas — dengan gaya santai namun tetap mendalam. Yuk, mulai!
Tubuh manusia punya jam biologis alami bernama circadian rhythm. Ritme ini mengatur kapan tubuh terasa segar, ngantuk, lapar, hingga kapan produksi hormon tertentu meningkat.
Salah satu hormon yang sangat berpengaruh adalah kortisol, yaitu hormon yang membantu tubuh tetap waspada. Ketika kadar kortisol sedang tinggi, minum kopi justru kurang efektif—bahkan bisa bikin deg-degan, gelisah, atau bikin tubuh kebal terhadap kafein dalam jangka panjang.
Karena itu, menentukan waktu minum kopi yang tepat bukan cuma soal kebiasaan, tapi juga soal memaksimalkan efek kafein.
Banyak orang bangun tidur langsung mencari kopi. Padahal, saat baru bangun, kadar kortisol sedang naik. Artinya, tubuh sebenarnya sudah “siaga” tanpa bantuan kafein.
Kenapa jam ini?
Kadar kortisol mulai menurun
Kafein bekerja lebih optimal
Risiko deg-degan lebih rendah
Cocok untuk memulai fokus kerja
Kalau kamu terbiasa minum kopi begitu bangun, coba undur waktunya sedikit. Kamu mungkin akan merasa efek kopi lebih kuat dan tahan lama.
Setelah lewat dari jam 12 siang, tubuh biasanya mulai turun produktivitasnya. Di sinilah kopi siang bisa jadi penyelamat.
Di jam-jam ini, tubuh mulai terasa agak lelah setelah makan siang. Kafein membantu meningkatkan fokus, terutama jika kamu bekerja di depan laptop atau butuh energi untuk bertemu klien.
Catatan penting:
Hindari minum kopi setelah jam 15.00 jika kamu punya masalah insomnia atau tidur tidak nyenyak. Kafein bisa bertahan di tubuh selama 6–8 jam.
Boleh, asal kamu bukan tipe orang yang sensitif terhadap kafein.
Kopi sore punya suasana yang khas—kelas menurun, work from café, atau sekadar menemani hujan turun. Namun, pastikan tidak melewati jam 4 sore agar ritme tidur malam tidak terganggu.
Jika ingin vibes-nya saja tanpa efek deg-degan, kamu bisa pilih:
Kopi decaf
Kopi susu dengan sedikit shot
Latte ringan yang lebih creamy daripada kafein-heavy
Agar efek kafein tetap positif, hindari minum kopi pada momen berikut:
Kafein memicu produksi asam lambung. Perut kosong + kopi = perih, mulas, atau maag kambuh.
Kortisol sedang tinggi, jadi kafein tidak bekerja maksimal.
Tubuh butuh waktu untuk menurunkan kadar kafein. Jika diminum sore menjelang malam, kualitas tidur bisa terganggu.
Menurut banyak ahli, batas aman kafein harian adalah sekitar 200–400 mg, setara:
1–3 cangkir kopi hitam
1–2 gelas kopi susu kekinian (yang biasanya kafeinnya lebih sedikit)
Jika kamu mulai merasa:
cemas,
jantung berdebar,
sulit tidur,
atau jadi sering buang air kecil,
itu tanda tubuhmu meminta jeda dari kafein.
Setiap orang punya ritme dan kebutuhan energi yang berbeda. Berikut panduan menyesuaikan jadwal minum kopi sesuai aktivitas:
Kopi utama: 09.00–10.00
Booster: 13.00–14.30
Pagi: setelah sarapan
Siang: sebelum kelas berat atau belajar kelompok
Selain mengikuti ritme pribadi, minumlah kopi 30–60 menit sebelum jam sibuk. Hindari kafein 4–5 jam sebelum waktu tidurmu, meskipun tidurmu di siang hari.
Minum kopi 30–45 menit sebelum latihan dapat meningkatkan energi dan fokus. Jangan diminum setelah latihan karena bisa mengganggu pemulihan tubuh.
Kalau kamu merasa hal berikut setelah minum kopi, berarti waktu yang kamu pilih sudah pas:
Fokus meningkat
Mood lebih stabil
Tidak merasa gelisah
Tidak mengganggu tidur
Energi terasa stabil hingga beberapa jam
Jika sebaliknya — seperti mudah panik atau sulit tidur — itu artinya kamu perlu mengatur ulang jam minum kopimu.
Nikmati Kopimu, Kenali Ritme Tubuhmu. Minum kopi itu seni. Bukan sekadar soal rasa dan aroma, tapi juga soal memadukan waktu terbaik agar tubuh mendapat manfaat optimal. Secangkir kopi bisa menjadi penyemangat luar biasa ketika diminum pada momen yang tepat.
Waktu terbaik secara umum:
Pagi: 09.00–11.00
Siang: 13.00–15.00
Sore: sebelum 16.00 (jika kamu tidak sensitif kafein)
Pada akhirnya, tubuhmu-lah yang paling tahu. Cobalah eksperimen sederhana: geser waktu minum kopi dan rasakan perbedaannya. Mungkin kamu akan menemukan ritme baru yang membuat harimu lebih produktif dan menyenangkan.
Nah, kalau kamu nyari tempat ngopi yang bisa rehat santai-santai di tempat yang syahdu ? Bisa banget datang ke The Gege Fun, banyak keseruan dan kenikmatan yang bisa kamu dapatkan.